Cafe Bisnis Online

Author Archive

AS Perpanjang Tenggat Bantahan CPO

INILAH.COM, Jakarta – Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengungkapkan Amerika Serikat (AS) memberikan kesempatan lebih panjang kepada Indonesia untuk memberikan bantahan kepada AS terkait penolakan minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dari Indonesia ke AS.

“Tenggat waktunya diundur hingga 27 Maret 2012,” kata Gita di kantor Presiden RI, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Semula AS menetapkan tenggat waktu kepada pemerintah Indonesua untuk memberikan argumen atas penolakan AS terhadap CPO Indonesia, hingga 20 Februari. Namun negara adi daya tersebut mengulur tenggat waktu tersebut selama satu bulan.

Saat ini, kata Gita, Kementerian Perdagangan masih dalam tahap membahas dan menuntaskan bahan bantahan untuk diajukan ke pemerintah AS. “Saya rasa kita bisa penuhi deadline-nya,” ujar dia.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah AS memutuskan menolak CPO asal Indonesia karena tidak memenuhi standar. Pemerintah AS dinilai hanya memandang semua pohon sawit berasal dari hutan alam, padahal sebagian besar berasal dari perkebunan. AS juga tidak memperhitungkan fakta bahwa pohon kelapa sawit itu berasal dari tanaman yang selama 30 tahun tidak diapa-apakan dan tidak ditebang. [tjs]

Dirut dan Komisaris Independen Tiphone Mundur

INILAH.COM, Jakarta – PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) menyatakan direktur utama dan komisaris independen telah mengundurkan diri.

Demikian mengutip keterbukan informasi yang diterbitkan BEI, Rabu (22/2/2012). Pengunduran diri dilakukan oleh Garuda Sugardo selaku direktur utama merangkap direktur dan Widya Purnama sebagai komisaris independen.

Widya Purnama mengundurkan diri sebagai komisaris independen karena aturan pemerintah bahwa komisaris di perusahaan BUMN tidak diperkenankan merangkap jabatan sebagai komisaris di perusahaan lain. Pengunduran diri dilakukan pada 2 Januari 2012. Sementara Garuda Sugardo mengundurkan diri karena ada kesibukan lain sejak 24 Januari 2012. Garuda diangkat menjadi dirut sejak 18 Agustus 2011.

Perseroan akan mengusulkan pengganti keduanya pada RUPSBL tanggal 9 Maret 2012. Untuk pengganti Widya Purnama diusulkan Lukman Hadikusumo untuk menjadi komisaris independen. Perseroan juga akan mengusulkan Tan Lie Pin sebagai pengganti Garuda Sugardo menjadi direktur utama.

Menkeu: Berarti Dunia Perhatikan Indonesia

INILAH.COM, Jakarta – Menteri Keuangan Agus Martowardjojo bangga mengantongi predikat Best Finance Minister of the Year.

“Saya terima kasih, itu penghargaan sebagai menkeu terbaik di Asia Pasifik dari the Banker (majalah). Itu adalah institusi yang terpandang karena itu merupakan grupnya Financial Times,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Namun, lanjutnya, pencapaian tersebut bukan semata-mata karena usahanya sendiri. Melainkan peran dari seluruh jajaran pemerintah dan para pemegang saham. Sekaligus cermin dari kemampuan Indonesia dalam menjaga kesehatan fiskal dan pertumbuhan ekonomi.

“Jadi untuk saya itu menunjukkan bahwa dunia memperhatikan Indonesia, bahwa Indonesia mempunyai komitmen yang tinggi untuk senantiasa menjaga kesehatan fiskalnya. Dan Indonesia juga mempunyai perhatian untuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi yang dicapai itu selalu tinggi, tetapi juga inklusif dalam arti memberikan pemerataan kepada rakyatnya,” paparnya.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengantongi penghargaan sebagai Best Finance Minister of The Year, Asia Pasifik dan Best Finance Minister of The Year 2012 dari majalah The Banker edisi Januari 2012.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Keuangan di Jakarta, hari ini, penghargaan ini merupakan yang ke-11 kalinya diselenggarakan. The Banker menilai, Menkeu telah berhasil menyokong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 6,46% dan membawa perubahan pada pelaksanaan anggaran dan perencanaan keuangan, meningkatkan iklim investasi di Indonesia, serta mengatur anggaran 2011 secara hati-hati. [hid]

Minyak Meroket, Investor Tarik Diri

INILAH.COM, Jakarta – Rupiah dan IHSG kompak mendarat pada teritori negatif. Euporia bailout Yunani mereda dan kecemasan pasar atas lonjakan harga minyak jadi pemicunya.

Analis senior Monex Investindo Futures Daru Wibisono mengatakan, rupiah hanya melemah tipis dan secara keseluruhan pergerakannya sideways. Menurutnya, sideways-nya pergerakan rupiah hari ini salah satunya karena terbawa arus datarnya pergerakan mata uang utama yang bahkan ada beberapa mata uang yang terkoreksi termasuk euro.

Padahal, meski euro masih terpengaruh oleh euforia disepakatinya bailout untuk Yunani senilai 130 miliar euro, euforia itu sudah mereda secara keseluruhan pada market global. “Karena itu, sepanjang perdagangan rupiah mencapai level terlemahnya 9.060 dan 9.020 per dolar AS sebagai level terkuatnya dari posisi pembukaan di level yang sama,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (22/2).

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (22/2) ditutup melemah tipis 5 poin (0,05%) ke level 9.055/9.065 per dolar AS dari posisi kemarin 9.050/9.060.

Kondisi itu, lanjut Daru, mendorong para investor untuk tidak melakukan pengambilan posisi terlebih dahulu. “Sebab, pasar masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari penanganan masalah krisis utang Yunani meski bailoutnya sudah disetujui para menteri keuangan zona euro,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Daru, pasar juga mencemaskan kenaikan harga minyak mentah dunia. Perhatian pasar, fokus pada negara Iran yang menghentikan pasokan minyak ke Eropa seiring embargo yang dijalankan Uni Eropa. “Kebijakan ini membuat harga minyak langsung melonjak di atas US$106 per barel,” ucap dia.

Daru menjelaskan, jika harga minyak melonjak, dikhawatirkan bisa membuat perekonomian Eropa dan AS semakin terkikis sehingga berimbas negatif ke kawasan Asia. Karena itu, para investor sedikit demi sedikit menarik diri dari pasar. “Atau, paling tidak tidak menambah posisi. Karena itu, rupiah melemah tipis hari ini. Ini juga yang terjadi di bursa saham,” ucapnya.

Alhasil, dolar AS stagnan terhadap mayoritas mata uang utama. Indeks dolar AS bertahan di level 78,07. “Tapi, terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa) dolar AS ditransaksikan menguat tipis ke level US$1,3228 dari sebelumnya US$1,3237 per euro,” imbuh Daru.

Dari bursa saham, pengamat pasar modal Gina Novrina Nasution mengatakan, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) sebesar 7,93 poin (0,20%) ke level 3.995,024 merupakan anomaly. Kondisi ini dipicu oleh isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri yang didengungkan oleh Presiden Yudhoyono.

Tahapan Pilkada Purwakarta Belum Final

INILAH.COM, Purwakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purwakarta belum dapat menentukan tahapan Pilkada 2012. Saat ini, tahapan yang sudah dibuat baru sebatas draft rancangan yang suatu saat memungkinkan dapat berubah lagi.

Meskipun lembaga ini sudah merealisasikan beberapa tahapan dalam prapersiapan pilkada, namun rancangan yang ada belumlah final.

“Belum finalnya tahapan Pilkada 2012 karena dipengaruhi oleh faktor regulasi. Pasalnya, saat ini kami masih menunggu perubahan Peraturan KPU No 16/2010 yang menyatakan tata cara hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPS. Aturan ini merupakan pelaksana dari UU No 15/2011, dimana PPS berkewajiban melaksanakan rekapitulasi,” kata Ketua KPUD Purwakarta Deni Ahmad Haidar kepada wartawan, Rabu (22/2/2012).

Menurutnya, sebelum menetapkan tahapan Pilkada, pihaknya masih tunggu perubahan tersebut. Karena, lanjutnya, bagaimana pun juga setiap kebijakan haruslah didasari pada payung hukum.

Belum adanya kepastian soal perubahan peraturan itu, lanjut dia, tidaklah terlalu khawatir. Kendati untuk prapersiapan KPUD cukup terkena imbas. Misalnya, kegiatan pengadaan barang dan modal, atau kegiatan yang dibiayai APBD tidak dapat dilaksanakan.

Adapun kegiatan yang kini terus berjalan adalah yang tanpa membutuhkan biaya. Semisal rapat-rapat internal. Selain itu juga memaksimalkan anggaran yang bersumber dari APBN.

Terkait soal gonjang-ganjingnya anggaran Pemilukada, dia mengatakan, berapa nominal untuk pelaksanaan pesta demokrasi kewenangannya ada di pemkab. Hanya saja, hasil rapat koordinasi belum lama ini, pemkab bersedia untuk memenuhi semua biaya kebutuhan pemilukada.

Adapun usulan KPUD sebesar Rp23,1 miliar. Jumlah anggaran sebesar itu untuk alokasi pelaksanaan pilkada dua putaran. Jika putaran kedua dilaksanakan, maka pelaksanaannya jatuh pada 2013. Dengan demikian plot anggaran untuk keperluan itu sepenuhnya kembali diserahkan pada pemkab.[jul]