Monday, August 10, 2020

Rekomendasi 5 Peluang Bisnis Bidang Perkebunan Di Lahan Sempit

  Gus Faqir       Monday, August 10, 2020

Terdapat beberapa peluang bisnis perkebunan yang sangat potensial untuk dikembangkan, khususnya bagi kalian yang gemar bercocok tanam dan berkebun. Di zaman modern seperti sekarang  ini, berkebun tidak harus menggunakan lahan yang luas, diimplementasikan di sudut-sudut rumah pun bisa



Dan hebatnya, bisnis perkebunan ini sebenarnya tidak terlalu sulit, tidak harus dilakukan oleh ahli perkebunan, asalkan kalian mau maka kalian juga bisa karena semua bisa dipelajari. Nah, bisnis perkebunan apa sajakah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan? Berikut beberapa peluang bisnis perkebunan yang patut kalian coba yaitu


1. Bisnis Sayuran Hidroponik

Beberapa tahun belakangan ini sangat ramai dengan munculnya sistem tanam sayur menggunakan hidroponik. Sistem tanam ini kebanyakan menggunakan media rockwool sebagai pengganti tanah, dan netpot (semacam pot) sebagai wadah. Nantinya netpot yang berisi rockwool tersebut akan diletakkan di tempat yang berisi banyak air, bisa peralon, kolam, atau media lain.

Dengan sistem ini, kalian bisa menanam dengan memanfaatkan sudut-sudut kosong rumah. Contohnya  kalian menggunakan peralon, bisa kalian susun bertingkat. Sayur apa saja bisa kalian tanam secara hidroponik, yang paling populer ialah sayuran kangkung, bayam, brokoli, kol, sawi, seledri, selada, cabe, daun bawang, dan kubis.

Dari sisi ekonomi juga sangat menguntungkan, selain karena tidak memerlukan lahan luas seperti tanam sayuran tradisonal, harga sayuran hidroponik terbilang bisa lebih mahal karena kualitas sayuran lebih baik. Hal ini karena sayuran hidroponik lebih mudah dalam perawatan, sehingga potensi untuk menghasilkan sayuran kualitas bagus lebih tinggi.

Apalagi kebanyakan minimarket dan supermarket sekarang cenderung memasukkan hasil hidroponik ketimbang sayuran tradisional, artinya harga bisa lebih mahal lagi. Selain harga yang lebih mahal, biayanya pun tergolong lebih murah, misalnya saja nutrisi hidroponik 0.5 Liter yang hanya sekitar Rp. 20.000, media tanam rockwool, netpot juga murah. Mungkin yang sedikit mahal biaya menyusun media peralon, tapi ini bisa digunakan berulang-ulang kali. Jadi kesimpulannya, bisnis sayuran hidroponik ini cukup potensial, bisa kalian jadikan bisnis sampingan atau bisa sebagai bisnis utama.

2.Usaha Tabulampot

Tabulampot merupakan singkatan dari kata-kata tanaman buah dalam pot. Hal ini merupakan cara tanam yang dikembangkan untuk mengatasi sempitnya lahan tanam. Jadi untuk menanam tanaman buah, sekarang bisa dilakukan dengan menggunakan media pot, pohon buahnya sendiri tidak besar-besar seperti ditanam di kebun, ukurannya rata-rata 1-2 meter, bahkan bisa di bawah 1 meter. Walaupun kecil tetapi sudah bisa berbuah dan kualitasnya tidak kalah dari buah biasanya.

Sekarang ini tabulampot semakin populer, khususnya bagi kaum muda minimalis perkotaan yang ingin memanfaatkan lahan semaksimal mungkin, karena dengan tabulampot bisa dipindah-pindah letaknya sesuai kebutuhan.

Kalian bisa memulai bisnis ini dengan belajar sedikit demi sedikit, mulai dari bagaimana mendapatkan benih atau mencangkok, media tanam, dan sebagainya. kalian juga bisa mengambil tabulampot dari pihak lain, kemudian kalian bisa menjualnya kembali di daerah kalian, dari sini kalian juga bisa sedikit demi sedikit belajar membenih atau mencangkok. Dari sisi ekonomi, peminatnya jelas sangat banyak dan potensial. Kalau kalian bisa membenih sendiri, biaya produksinya akan lebih rendah ketimbang kulakan ke pihak lain.


3. Membuka Kelas Berkebun

Salah satu peluang bisnis bidang perkebunan yang masih jarang dilakukan ialah membuka kelas berkebun, bahkan di Indonesia hanya ada segelintir saja. Hal ini wajar karena untuk melakukannya butuh keahlian tingkat tinggi. Umumnya,  kelas berkebun dibuka untuk perkebunan tertentu saja, biasanya teknik perkebunan yang populer dan banyak peminat, contohnya hidroponik dan tabulampot di atas.

Bisnis ini terbilang kelebihan permintaan ketimbang penawarannya, jadi masih sangat terbuka untuk kalian masuk di bidang ini. Kalau kalian suka berkebun dan kebetulan sudah memiliki ilmunya secara mendalam, kenapa tidak membuka kelas berkebun saja? Tidak perlu ruangan yang besar, bisa dilakukan di outdoor bahkan praktek langsung di kebun.

Selain membuka kelas berkebun, keuntungan lain yang bisa kalian dapatkan ialah kalian bisa menjual sarana prasarana berkebun. Para peserta tentu lebih percaya membeli peralatan dari pihak yang ahli, dan karena kalian dianggap ahli, mereka tentu tidak segan untuk membeli. Apa saja yang bisa kalian jual, sangat banyak mulai dari benih, bibit, pupuk, nutrisi, media tanam, dan lain-lain.

Secara ekonomi, bisnis membuka kelas berkebun sangat menguntungkan, selain karena tidak membutuhkan banyak biaya untuk melakukannya, juga ada banyak manfaat lain yang didapat. Setidaknya ada3 keuntungan, 

1. Fee dari kelas berkebun, 

2. Menjual sarana prasarana berkebun, 

3. Rekanan dan kerjasama kedepannya sangat terbuka.


4. Mengembangkan Tanaman Hias Dan Bunga

Bidang perkebunan lain yang banyak diminati ialah tanaman hias dan kreasi bunga. Walaupun kadang mengalami gejolak, tetapi  masih konsisten. Terdapat berbagai macam  jenis tanaman hias yang diminati dan digunakan di berbagai macam tempat, misalnya anggrek, mawar, cemara angin, palem, alamanda, amarilis, teratai, dan masih banyak lagi. Semakin banyak koleksi tanaman hias, maka semakin potensial keuntungan kalian, apalagi kalau tanaman hias yang langka dan jarang bisa ditemui.

Ada banyak kolektor dan pecinta tanaman hias di luar sana, jadi kalian bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan menjual tanaman hias yang tidak mainstream, seperti ariocarpus, parodia, cemara inoki, begonia, dan banyak lainnya.

Selain menjual tanaman hias, kalian juga bisa menjual bunganya. Tentu bunga yang umum seperti mawar, bukan bunga dari tanaman langka. Semakin unik kreasi bunga yang bisa kalian ciptakan, makin banyak peminatnya.

Tetapi hati-hati ya, jangan terlena dengan tren yang tidak wajar, contohnya seperti tren gelombang cinta beberapa tahun silam. Banyak orang yang membeli banyak gelombang cinta untuk dijual kembali, tetapi  belum sempat untuk menjualnya harga sudah turun drastis, sehingga mengalami kerugian yang besar.


5. Menjual Hasil Kebun

Menjual Hasil Kebun merupakan bisnis umum yang banyak dilakukan oleh semua orang, yaitu menjual hasil kebun atau pertaniannya. Tapi sebagai variasi saja, saya menyarankan untuk menjual hasil kebun dengan cara yang berbeda. contohnya kalian punya kebun dengan berbagai macam buah, kenapa tidak mencoba untuk menjual minuman jus juga? Atau dijadikan kripik buah yang saat ini mulai populer. Variasi-variasi seperti ini cukup berpotensi untuk mendapat keuntungan lebih besar ketimbang hanya menjual mentahannya saja.

Nah, itulah beberapa peluang usaha dan bisnis bidang perkebunan. Semoga peluang usaha di atas bermanfaat dan dapat membantu kalian menemukan bisnis yang cocok. Terima kasih telah berkunjung dan membacanya.

logoblog

Thanks for reading Rekomendasi 5 Peluang Bisnis Bidang Perkebunan Di Lahan Sempit

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.